Widji Thukul, Penyair Dari Kampung Halaman Solo (Di manakah Kamu Berada?)
- Subjek
- : Politik, Biografi
- Tahun
- : 2002
- Negara
- : Indonesia
- Durasi
- : 39 min.
- Bahasa
- : Indonesian
- Teks
- : None
- Warna
- : Colour
- Format Asli
- :
- Sutradara
- : Tinuk R. Yampolski
- Produser
- : Tinuk R. Yampolski
- Produser Penyelia
- :
- Editor
- : Yayak Satriya
- Kamerawan
- : Dawn Buie
Sinopsis
Tanpa terasa lima tahun berlalu sudah dari peristiwa 27 Juli 1996, ketika markas besar Partai Demokrasi Indonesia (PDI) diserbu polisi, tentara dan massa bayaran. Salah satu lembar sejarah Indonesia ini tercoreng tinta hitam saat terjadi pengambilalihan sekretariat PDI yang diikuti pengrusakan dan pembakaran. Berdasarkan laporan Komisi Nasional Hak-Hak Asasi Manusia pada Oktober 1996, tercatat lima orang meninggal dunia, 149 luka-luka dan 23 orang hilang. Salah seorang yang tak kunjung pulang adalah Widji Thukul. Widji Thukul, lahir di Kampung Sorogenen, Solo, 23 Agsutus 1963, dengan nama asli Widji Widodo. Besar di keluarga tukang becak. Sekolah tertingginya Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI) jurusan tari, hanya sampai kelas dua, lantaran kesulitan uang. Demi perut, penyair ini bekerja serabutan: jual koran, jadi calo karcis bioskop, sampai tukang pelitur. Dalam perjalanan hidupnya, Thukul tak pernah berhenti menulis puisi, dia seorang penyair radikal, hampir semua puisinya bernuansa perlawanan. Sejatinya dia memang pembangkang.
Penghargaan / Pemutaran / Lain-lain
Kontak